65. AL WAAJID (Dzat Yang Maha Menemukan) Bagi orang-orang yang memiliki setitik iman, dia akan mengalami proses pembersihan. Yaitu dia akan dibalas oleh Allah Ta'ala didalam neraka untuk membersihkan dosa-dosanya. Walaupun didalam neraka terdapat ribuan juta manusia yang disiksa, Allah Ta'ala tetap menemukannya, setelah itu memasukannya kedalam syurga. Hal ini disebabkan dia hanya mempunyai setitik iman, sedangkan dosanya banyak. Sehingga dihari perhitungan mizannya berat kekiri dan dia termasuk orang-orang yang dimasukkan kedalam neraka. Akan tetapi karena setitik iman yang ada didalam hatinya, maka Allah Ta'ala akan menemukannya dan akan mengangkatnya serta memasukkannya kedalam syurga. Yang dinamakan setitik iman adalah meyakini bahwasannya hanya Allah Ta'ala saja yang dapat memberikan manfaat dan mudhorat, dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Disini bisa kita lihat bahwa begitu berharganya keimanan. Oleh sebab itu hendaknya kita bersungguh-sungguh untuk memperoleh keimanan. Dan setelah kita dapatkan, hendaknya kita pertahankan dengan sungguh-sungguh agar tidak sampai lepas. A. Sisi Tafakkurnya Seberapa banyak kita telah mengupayakan keimanan walaupun hanya setitik iman yang akan menyelamatkan kita diakhirat kelak? dan seberapa banyak kita melalaikan untuk mencari keimanan? B. Contoh Do’a Dari Sisi Keimanan Ya Allah, jadikanlah kami hamba-hambaMu yang Engkau izinkan termasuk kedalam golongan orang-orang yang beriman. C. Sikap Orang Beriman Dia sangat yakin bahwa apabila dirinya memiliki setitik iman, maka Allah Ta'ala pasti akan menemukannya dan menyelamatkannya serta memasukkannya kedalam syurga, setelah dibersihkan dosa-dosanya didalam neraka. D. Sikap Orang Bertaqwa Dia akan berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mengejar keimanan. Karena walaupun hanya setitik masih ada harapan untuk masuk syurga. Dan setelah mendapatkan setitik keimanan, maka dia akan berusaha untuk mempertebal keimanannya agar menjadi penuh. Setelah itu dia akan membuktikan keimanannya dengan melakukan ketaqwaan-ketaqwaan. Karena dia berharap agar kiranya dirinya tidak perlu dimasukkan terlebih dahulu kedalam neraka. E. Contoh Do’a Dari Sisi Ketaqwaan Ya Allah, bantulah kami agar kami dapat meraih keimanan dengan keterbatasan yang dapat kami lakukan. F. Sikap Orang Bertawakkal Apabila dia telah berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menjadi orang yang beriman, dan diapun telah memiliki keimanan walaupun hanya setitik, maka untuk kehidupannya diakhirat dia serahkan sepenuhnya kepada Allah Ta'ala. Dia sangat berharap agar Allah Ta'ala mengizinkannya menjadi orang beriman. Karena beriman harus dengan izin Allah Ta'ala. G. Sikap Orang Mukhlis Apapun yang Allah Ta'ala berikan kepadanya, dia terima dengan ikhlas. Yang penting Allah Ta'ala mengizinkannya menjadi orang yang beriman. Dengan kata lain dia ikhlas menerima hinaan, ancaman dan lain sebagainya, yang penting Allah Ta'ala mengizinkannya menjadi orang yang beriman. H. Sikap orang-orang yang telah meneladani Asma’ Al Wajid Apabila telah menjadi kholifah, maka ia akan berusaha untuk menemukan orang-orang yang memiliki setitik iman. Kalaupun ada kebaikan dalam diri seseorang, walaupun orang banyak mengatakan jelek maka ia akan berusaha untuk menyelamatkan orang tersebut. Ia akan mengajak orang tersebut kembali kejalan yang lurus. Ia sangat mengahargai kebaikan seseorang walaupun sangat sedikit. Jarang sekali ia menolak orang lain, karena ia melihat masih ada sedikit kebaikan yang ada dalam dirinya. Karena ia merasakan begitu sulitnya orang tersebut dalam melakukan kebaikan karena keterbatasannya, kebodohannya, belum lagi perjuangannya dalam melawan hawa nafsu dan godaan syetan. Sehingga ketika ada orang yang melakukan kebaikan, ia sangat menghargainya. I. Contoh do’a bagi yang ingin meneladani Asma’ Al Wajid Ya Allah, jadikanlah kami perantara-perantaraMu didalam membantu manusia untuk meraih keimanan. Agar manusia mengetahui bahwa tidak akan masuk syurga seseorang yang tidak memiliki iman.